Featured Slider

Jendela360 : Partner Terpercaya Mencari Apartemen Ideal di Jakarta





Aih, lama gak muncul tau-tau si Bundo nongol ama capture-an chat beginian. Gak papa lah ya sekali-sekali berbagi obrolan ama pak cuami di blog ini. 

Ya, beginilah nasip anak perantauan. Selalu merindukan kesempatan untuk bisa kembali ke kampung halaman. Hampir 7 tahun kami merantau meninggalkan tanah Jawa untuk mendampingi tugas suami. Mulai dari anak satu sampai akhirnya sekarang sudah punya 3 anak. Alhamdulillah, 3 anak dengan tiga kota kelahiran yang berbeda :)

Setiap ada berita mengenai pembagian SK di kantor suami, kami para istri saling berharap-harap cemas. Ada yang ingin di pindah, ada pula yang berharap untuk tidak di pindah. Kami sendiri berharap sekali bisa kembali ke Pulau Jawa. 

parents hands. pic from pixabay

Dekat dengan keluarga besar, terutama dengan orang tua.
Masih teringat saat mudik lebaran kemarin. Betapa orang tua kami sudah terlihat semakin menua. Tangan yang dulu begitu kokoh memeluk kami, kini semakin melemah. Meskipun hangatnya dekapan mereka tak akan berubah sampai kapanpun.


Malu rasanya kami belum bisa berlama-lama berada di samping mereka, membalas budi baik mereka, mendampingi hari-hari tua mereka. Ingin sekali pada saat membuka Jendela, kami temukan rumah orang tua sudah ada di depan kami. Ahh, jadi mellow kalau sudah bicara tentang rindunya ingin berada di dekat orang tua. 
Mungkin yang pasukan anak rantau bisa merasakan dengan tepat bagaimana perasaan kami saat ini.,

Kembali ke chat dari suami malam ini membuat hati terasa galaw.  Bak percikan air di padang tandus . Harapan yang terkubur kembali menggeliat manja memenuhi asa. Tapi untuk berharap banyak pun rasanya aku tak sanggup.  Aku takut semua hanya hayalan semu. ( duh, romantis banget ya kata kiasannya).

Tapi beneran deh. Ada rasa takut untuk berharap, tapi ada rasa ingin semua menjadi nyata. Dan akhirnya teringatkan akan sebuah kalimat bijak 
“Allah itu sesuai prasangka hambaNya”
Kalau niatnya baik pasti akan mendapatkan jalan yang terbaik. 
Jadi mari kita berprasangka baik dan berfikiran positif saja. 
Toh tak ada salahnya menuruti permintaan suami.
Apalagi jaman sekarang kan sudah sangat maju. 
Mau cari informasi apapun tinggal buka gawai, klik sana klik sini. 
Langsung deh bisa berselancar dari jendela ke jendela di dunia maya.

picture from canva

Oya, dalam hal mencari property, ada beberapa point yang  harus diperhatikan. 
Sebagai kontraktor alias tukang ngontrak (rumah) selama 7 tahun di perantauan, tentunya kami sangat akrab (baca: berpengalaman) dengan urusan pilih memilih property sewa J

by dhika suhada for www.bundastory.com

Karena kantor pusat suami ada di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, rasanya akan sulit mendapatkan rumah sewa yang terjangkau di daerah tersebut. 
Hmm, bagaimana jika kita pilih apartemen? 

Tinggal di Apartemen sepertinya pilihan yang tepat bagi para pekerja kantoran ataupun pebisnis, karena biasanya lokasi apartemen itu berada di tengah kota atau di lokasi pusat aktivitas yang sangat strategis.

Selain lokasi apartemen yang strategis, fasilitas yang lengkap dan keamanan yang terjaga membuat apartemen menjadi daya tarik tersendiri bagi para pebisnis dan pekerja dalam memilih apartemen sebagai tempat tinggalnya.
Kalau memang pak suami mendapat SK dinas ke Jakarta, sebagai awalan sembari mencari rumah, kami sepertinya bisa tinggal di apartemen. 
Apartemen yang ideal bagi kami tentunya haruslah apartemen yang ramah anak, harga terjangkau dan unit dengan furniture yang baik.
picture from pixabay

Ternyata menemukan property yang ideal itu tak semudah membalikkan telapak tangan lho. Butuh ekstra waktu dan tenaga, bahkan biaya. Ini bahkan telah kami alami setelah hampir setiap tahun pindah rumah kontrakan. (huhuhu, kebayang gak sih betapa ribetnya pindahan rumah tiap tahun??) Perlu dilakukan survey terlebih dahulu, yang artinya harus meluangkan waktu dan tenaga untuk mengunjungi lokasi properti yang akan di sewa. Juga terkadang mengeluarkan ekstra biaya untuk memberi tips kepada mereka yang sudah membantu mencarikan rumah sewa untuk kita.

Nah, pas browsing internet saya menemukan link agen property yang cukup menarik perhatian. Taglinenya Sewa Apartemen Cepat dan Murah.


Jadi kepo deh sama agen property sewa apartemen yang satu ini. Namanya Jendela360.
Jendela360 ternyata adalah perusahaan startup di bidang property sewa apartemen di Jakarta.
tampilan website www.jendela360.com



bisa memilih lokasi yang diinginkan



hasil pencarian di lokasi yang diinginkan

Melalui Jendela360, kita akan dengan mudah mendapatkan informasi mengenai persewaan apartemen tanpa harus repot-repot survey kesana dan kemari.
Apalagi untuk orang yang belum familiar dengan lokasi yang dituju, atau orang yang berada jauh dengan lokasi yang diinginkan, kehadiran Jendela360 sangatlah membantu. Tak perlu membuang-buang waktu untuk survey langsung ke lokasi, karena informasi dari Jendela360 dapat diakses secara online dimana saja dan kapan saja.

Wah, memang Jendela 360 ini pilihan tepat juga buat kami yang sedang mencari-cari informasi Sewa Apartemen di Jakarta Selatan. Posisi kami saat ini ada di Makassar lho. 
Rasanya tidak mungkin kalau kami ke Jakarta hanya untuk lihat-lihat sewaan tempat tinggal, sedangkan SK pun belum turun. (eeeeeh, jadi terbayang-bayang SK lagi kaaan).



APA SIH YANG MEMBEDAKAN 
JENDELA360 dengan 
AGENT PROPERTY LAINNYA?


JENDELA360 menyajikan foto dengan kualitas terbaik,
detail dan representative dari unit-unit yang ditawarkan.







Semua unit yang ditawarkan sudah diverifikasi
dan ditampilkan secara transparan tanpa ditutup-tutupi.
Harga sewa dan informasi unit sangat lengkap dan terbuka.





Di Jendela360, calon penyewa dapat melakukan
kunjungan virtual tour ke lebih dari 3000 unit
apartemen secara online, seolah-olah seperti
berada di unit apartemen tersebut. Tanpa perlu bersusah payah,
setelah virtual tour, calon penyewajuga bisa melakukan
booking online pada unit yang dipilih
.

Jendela360 juga memfasilitasi pembayaran menggunakan CC,
sehingga calon penyewa dapat membayar sewa apartemen
secara bulanan ala kost-kost an (cicilan 0%)












Pembayaran bisa melalui channel-channel ini










Media Partner


















Oya, kalau kamu punya unit Apartemen pribadi yang ingin  disewakan, Jendela360 juga bisa jadi partner kamu loh. Mulai dari proses listing, fotografi property, sampai menerima kunjungan calon penyewa semua akan dikerjakan oleh tim Jendela360. Dan ini Free. 
Enak banget kan? 
Biaya beriklan di Jendela360 itu NOL RUPIAH alias GRATIS TIS TIS. 
Profit sharingnya juga oke punya. Kamu pasti untung dan gak pake capek kalau kerjasama dengan Jendela360.

Wah, program Jendela360 keren, kekinian, inovatif dan sangat terpercaya ya. 
Duh, Bundo ga sabar untuk bisa beneran sewa apartemen via Jendela360 ini.
Semoga SK pak suami segera keluar ya. Dan kami bisa segera kembali ke Pulau Jawa tercintaaaah.
Pokoknya, kalau ditanya kenapa harus partneran sama Jendela360?
Ini dia jawabannya.




Nah, buat yang udah baca curhatannya bundo kali ini, gimana? Udah semakin mengenal Jendela360 kan? Situs Penyewaan Apartemen Terbaik di Jakarta. 
Spesialisnya Sewa Apartemen.
Kalau ada teman, rekanan, sahabat, saudara atau justru kamu sendiri yang butuh tempat tinggal di Jakarta, coba deh Temukan Apartemen Ideal kamu di Jendela360.

See you in Jakarta yaaaa
(Aamiin Aamiin Aamiin)




DCS || Diskominfo Co Working Space


MENILIK SALAH SATU RUANG PUBLIK ASYIK DI JOGJA ISTIMEWA


design pribadi menggunakan canva


Ah, Jogja itu memang never ending story in my life.
Baru sebut namanya, belum sampai menginjakkan kaki, udah bikin hati ayem tentrem. 
Perkembangan kota Jogja yang sangat cepat dan modern, membuat apapun yang kamu cari pasti ada di kota ini. Termasuk ruang ruang publik yang asyik dan menarik plus ramah di kantong, Jogjalah pusatnya. Setuju kan?

TANTANGAN HARI ke 10




Waaah, ternyata sudah masuk hari terakhir dari 10 Hari Tantangan Komunikasi Produktif bersama Anak. Rasanya? Hmmm, nano nano.

Jatuh bangun!

Meskipun sudah pernah merasakan jadi anak, 
tapi jadi orang tua yang memahami anak itu jauuuuuh lebih sulit.

Dan di hari ke-10 ini, posisi Bundo berjauhan sama si Adik. Adik ada di Makassar bersama Ayah, Bundo di Jogja jenguk kakak yang dapat jadwal perpulangan bulanan dari boarding schoolnya.

Ayah bilang, Adik sama sekali ga rewel meskipun gak ada bunda. Jam tidurnya bagus, moodnya bagus, semua berjalan aman.

Ayah nemenin Adik main segala macam. Mulai dari main pasir-pasiran, masak-masakan, mewarnai dan banyak lagi.

Makasih ayah. Dan kata ayah, dia gak youtube seharian kemarin.
Yeayyy ayah berhasil.
love love love


Bahkan saat Adik video call sama Bundo, adik bilang gini:

Adik : “Bundaaaa, Adek sudah mandi. Pake shampo. Pake sikat gigi. Odol rasa anggur. Haruuuum.”
Bundo : “Wah, hebat sekali. Harumnya sampai ke Jogja.”
Adik : “Bunda sudah mandi belum?”
Bundo : “Iya, ini Bunda baru mau mandi.”
Adik : “Handuk Bunda ketinggalan. Nanti gimana mandinya?”

Ahhh, so sweet si Adik ini. Handuk Bundo aja dia inget.

Terima kasih banyak buat Ayah.

Sungguh segala sesuatu yang berjalan di rumah ini akan terasa lebih mudah jika suami dan istri memiliki satu visi dan kekompakan.

 Love you


#hari10
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

TANTANGAN HARI KE-9 KOMUNIKASI PRODUKTIF

Gak terasa sudah sampai di hari yang kesembilan dari 10 hari Tantangan Komunikasi Produktif Bunda Sayang.
Dan hari ini Bundo harus meninggalkan anak-anak bersama si ayah di Makassar.
Besok hari perpulangan si Kakak nomor 1 yang sedang mondok di Jogja.
Dan ini jatah Bundo untuk tengok Kakak karena ayah sudah nengok di jadwal perpulangan yang sebelumnya.

Adik terlihat lengket dan manja sekali sama Bundo hari ini. Mainan minta ditemenin terus, pokoknya Bundo gak boleh keliatan diem sendiri.
Bahkan Bundo baru sempet packing 2jam sebelum keberangkatan ke Bandara.

Di perjalanan, dia seperti sedang mensugesti dirinya sendiri dengan kalimat-kalimat yang pernah kami sampaikan ke Adik.

Adik : "Bunda mau ke Jogja? Adek sama ayah di Makassar ya, Bun?"
Bundo : "Iya, Dek. Hebat-hebat ya sama ayah di rumah."
Bundo mulai melow niy, tapi mencoba menutupi biar si adek gak terbawa suasana.
Adik   : "Adek juga kangen Kakak, Bun"
--- bahasanya mulai diplomatis---
Bundo  : "Kakak juga pasti kangen Adik. Nanti kalau libur panjang kita sama-sama ke Jogja ya? Sekarang Adek temenin ayah dulu di Makassar."
--- Matanya mulai berkaca-kaca---
Adik  : "Tapi Adek mau ikut Bunda sekarang aja."
Bundo : "Oh Adek mau ikut sekarang? Kalau Adek ikut Bunda sekarang, belum ada tiketnya. Gimana kalau Adek tunggu dulu di sini sama ayah. Adek mau video call sama Bunda gak nanti?"
--- mulai sesenggukan ---
Bunda : "Adek anak yang hebat lho ini. Bunda kasih jempol 2 mau gak?"
---dia mengangguk-angguk---
Bunda  : " Senyum dulu tapi ya"
--- dan dia pun tersenyum manis sekali, menemani langkah Bunda yang mendekati pintu keberangkatan---

Baik-baik ya semuanya selama ditinggal Bunda.
Baru duduk di depan gate aja Bundo udah rindu serindu rindunya.

#hari9
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

GAME LEVEL 1 BUNDA SAYANG

DAY 8: 
She is so Amazing



Setelah hari ketujuh kemarin dilalui dengan drama penyesalan dari Bundo, di hari kedelapan ini Adik terlihat sangat berbeda. Ia menunjukkan empatinya yang penuh dengan kepolosan.

Kondisi Bundo masih kurang fit. Maunya istirahat aja di atas kasur. Dan bangun pagi ini Bundo dapat hadiah  pelukan dan ciuman super sweet dari Adik. Masya Allah, ini obat dari semua rasa letih dan demam yang melanda.

GAME LEVEL 1 BUNDA SAYANG :

TANTANGAN 10 HARI KOMUNIKASI PRODUKTIF




DAY 7 : MAAFKAN BUNDA, NAK



Hiks, hari ini jadi hari termelow sepanjang jalan kenangan.
Suatu saat kalau Adik baca blog ini, Bunda pengen bilang kalau Bunda sayang sekali sama Adik. Maafkan jika Bunda belum bisa sepenuhnya menjadi ibu yang sempurna buat Adik.
Termasuk karena kejadian pagi tadi.

TANTANGAN KOMUNIKASI PRODUKTIF

DAY 6 : LIFE SKILL TRAINING






Wah, keren amat ini judulnya ya.
Tapi memang sepertinya Bundo harus kreatif bikin tema harian buat si Adik biar dia gak inget ama gadget and youtubenya terus.
Tugas Bundo bertambah deh. Gak cuma merencanakan menu masakan aja, tapi sekarang nambah perencanaan tema bermain harian bersama si Adik.
Gak papa lah, Namanya juga demi anak.
Anak pertama, kedua dan ketiga tentunya memiliki keunikan sendiri-sendiri. Cara mendampinginya pun akan berbeda satu dengan yang lain.